Alamat Pool & Kantor KM Trans

header ads

Ayobis, Situs Pemesanan Online Tiket Bus di Indonesia

Jika berbicara tentang bepergian dari satu daerah ke daerah lain di Indonesia – katakanlah saat liburan atau untuk pulang kampung, beberapa jenis transportasi publik yang banyak digunakan di Indonesia adalah bus, kereta, dan pesawat. Dari ketiga jenis transportasi publik tersebut, bus belum begitu populer di ranah startup teknologi Indonesia. Padahal, peminat jenis transportasi ini juga tidak kalah banyak dibanding kereta dan pesawat. Melihat masih banyaknya peluang di industri tranportasi bus, serta tren booking travel yang terus berkembang di Indonesia, seorang entrepreneur bernama Adithyan Asokan mendirikan Ayobis, portal booking tiket bus online di Indonesia.


Peluang Sektor Transportasi Bus

Adithyan yang tinggal di Singapura, sebelumnya bekerja sebagai Aircraft Technician di Garuda Indonesia. Lewat pekerjaan ini, ia sedikit banyak tahu tentang kondisi transportasi di Indonesia dan menjadi tertarik dengan potensi sektor transportasi dan infrastruktur di negara ini. Keinginannya untuk mendirikan startup di ranah transportasi di Indonesia membuatnya melakukan berbagai riset pasar dan mencari informasi. Ia mengatakan:
Saya selalu bertekad untuk mencari tahu apa yang bisa dibuat di sektor transportasi di Indonesia. Saya berhasil mengumpulkan beberapa data dari Kementerian Perhubungan, dan angka yang saya punya cukup mengejutkan. Lebih dari 30.000 bus beroperasi di Indonesia, dengan lebih dari 1,5 juta orang yang menggunakan transportasi bus antarkota setiap harinya. Dengan penjualan rata-rata tiketnya saja, transportasi bus merupakan industri senilai USD 4 miliar.
Selain peluangnya yang besar, Adithyan melihat bahwa sektor ini memiliki banyak permasalahan, misalnya sulitnya mendapatkan tiket bus dalam masa-masa ramai seperti liburan, tidak transparannya proses pembelian, hingga keberadaan calo. Dan Ayobis didirkan sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Ia mengungkapkan:
Tujuan kami adalah untuk menyediakan platform tiket online yang komprehensif dan canggih untuk pemesanan bus; memenuhi permintaan yang saat ini tidak ditangani secara efektif di Indonesia.


Ayobis merupakan sebuah portal booking tiket bus online di Indonesia yang diluncurkan dalam versi beta pada tanggal 26 November 2014 – bersamaan dengan acara Startup Asia Jakarta 2014. Melalui website ini, pelanggan bisa mem-booking tiket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di seluruh Indonesia. Karena masih dalam versi beta, platform ini belum siap untuk digunakan, sehingga Anda belum bisa melakukan booking untuk saat ini. Rencananya, Ayobis akan diluncurkan untuk publik pada bulan Januari 2015 mendatang.
Cara memesan tiket bus di Ayobis bisa dibilang hampir sama dengan portal booking tiket travel lainnya. Pelanggan hanya perlu memasukkan kota asal, tujuan, dan tanggal di fitur pencarian yang tersedia. Kemudian, pengguna memilih operator bus yang dinginkan serta jadwal keberangkatan, memilih tempat duduk, mengisi identitas dan detil perjalanan lainnya, serta memilih metode pembayaran. Ayobis menyediakan berbagai pilihan metode pembayaran mulai dari transfer melalui ATM, internet banking, kartu kredit, hingga PayPal. Setelah proses pembayaran selesai, tiket akan dikirim ke email pelanggan untuk selanjutnya dicetak oleh pelanggan.

Menurut Adithyan, dalam peluncurannya nanti, akan ada sekitar 100 armada bus dari dua hingga tiga operator bus yang sudah bergabung dengan Ayobis. Armada tersebut kini baru melayani sekitar 20 kota di pulau Jawa. Adithyan mengklaim, jumlah tersebut akan terus bertambah dari bulan ke bulan hingga nantinya bisa melayani seluruh kota di Indonesia.
Selain menyediakan platform booking tiket bus online bagi para pelanggan, Ayobis juga menyediakan software ERP cloud-based bagi para operator bus. Software yang bernama Bus Operators Software System (BOSS) ini nantinya bisa digunakan para operator bus untuk memonitor transaksi penjualan di Ayobis, mengelola armada serta persediaan mereka. Software ini diberikan secara gratis bagi operator bus yang bergabung di jaringan Ayobis.


Monetisasi dan rencana mendatang

Terkait monetasi, Ayobis akan menerapkan 10 persen komisi dari setiap transaksi pembelian tiket. Saat ini, Adithyan mengklaim bahwa Ayobis telah didukung oleh sebuah perusahaan VC asal Hong Kong bernama SKS Ventures dengan nominal pendanaan yang tidak diungkapkan.
Tim Ayobis, yang kini beranggotakan tujuh orang, tengah mengembangkan aplikasi mobile yang rencananya akan rampung pada bulan Februari 2015 mendatang. Adithyan berharap, dalam setahun operasinya, Ayobis akan memiliki sekitar 1.000 armada bus dan 20 operator dalam jaringannya.
Ranah booking tiket bus online di Indonesia belum begitu populer. Meskipun demikian, Ayobis harus bersaing dengan perusahaan booking tiket bus online asal Singapura yang baru-baru ini juga berekspansi ke Indonesia Easybook serta para operator bus yang sudah memiliki platform online-nya sendiri seperti Kramat Djati.

 Lina Noviandari, Des 2014

(Diedit oleh Enricko Lukman)

Post a Comment

0 Comments